Memobee
News
Keyword:
Wuih! Simpanse di China Ini Doyan Merokok dan Minum Bir
Wuih! Simpanse di China Ini Doyan Merokok dan Minum Bir Tuesday, 3 July 2012 03:55 pm - Lingkungan Hidup

Ada teori yang mengatakan bahwa kerabat terdekat manusia adalah kera. Tentu Anda ingat bagaimana Charles Darwin menjelaskan teori tersebut. Walau pendapat itu masih menjadi perdebatan, paling tidak bangsa primata ini terbukti bisa meniru perilaku saudara jauhnya, mulai dari yang positif seperti belajar menghitung hingga yang terburuk, yakni merokok dan mabuk-mabukkan.

Seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (03/07/2012), seekor simpanse di kebun binatang Tianshan, Provinsi Xinjiang, China, setiap hari tidak berhenti merokok dan menghabiskan berkaleng-kaleng bir. Primata tidak disebut namanya itu sudah menjalankan kebiasaan buruk ini sejak dua tahun terakhir. Hal ini kontan menjadi perhatian para penggiat lingkungan hidup dan satwa.

Menurut kisahnya, orang yang bertanggung jawab atas kebiasaan buruk ini adalah sang pawang. Sang pawang adalah orang pertama kali menularkan hobi merokok dan minum bir kepada simpanse itu.

Biasanya hewan primata ini menikmati dua benda perusak kesehatan itu akibat stres menjelang musim kawin.

Sebagai catatan, ini bukan kali pertama simpanse asal China terekam kamera sedang menikmati tembakau. Pada 2004 silam, simpanse bernama Feili menjadi perhatian pengunjung Kebun Binatang Xian, Provinsi Shaanxi, karena rajin merokok. Alasan dia menjadi pecandu tembakau juga karena stres akibat tidak dapat pasangan saat musim kawin.



Hayo! apa bedanya kera ini dengan perokok biasa?


Jika merujuk lebih jauh lagi, simpanse perokok paling terkenal adalah Charlie, asal kebun binatang Mangaung, Afrika Selatan. Dia menggegerkan warga dunia gara-gara merokok hasil pemberian turis pada 2001.




Bukan cuma merokok, kera ini juga doyan minum bir.


Saat itu, kabar mengenai Charlie mendapat kecaman dari para pencinta hewan. Mereka menuntut pihak pengelola kebun binatang merehabilitasi hewan itu.
 
(as/dailymail)

 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Related Topicss


About Us | Term of Service | Contact Us