Memobee
News
Keyword:
MU Berseteru Dengan Facebook Akibat Laman Grup Kontroversial
MU Berseteru Dengan Facebook Akibat Laman Grup Kontroversial Thursday, 26 April 2012 01:15 pm - Olahraga
Klub sepakbola Manchester United (MU) dibuat kecewa oleh Facebook karena menolak menghapus sebuah laman grup yang berisi hinaan terhadap tragedi Munich.

Grup yang diberi nama 'I like to Munich Munich' itu menampilkan gambar serpihan pesawat terbang Elisabeth yang hancur akibat gagal lepas landas di bandara Munich-Riem. Insiden kecelakaan terjadi pada tahun 1958 dan merenggut nyawa 8 pemain MU, wartawan serta beberapa ofisial klub. Publik pun mengenangnya sebagai tragedi Munich.

Yang dianggap sangat mengganggu, dalam foto tersebut dituliskan kata 'Ha ha' yang dimaksudkan untuk mengejek dan menghina tragedi mengenaskan itu. Tidak berhenti di situ, beberapa postingannya juga mencemooh kecelakaan yang terjadi saat para pemain MU dan staf dalam perjalanan pulang setelah melawat ke kandang Red Star Belgrade, Yugoslavia.

Kontan saja, laman grup yang diklaim oleh pembuatnya sebagai fans berat klub Leeds United, menuai banyak hujatan dan kritikan, termasuk dari ofisial klub MU.

"Situs itu tidak hanya kontroversial, tapi juga sangat menyakitkan bagi mereka yang telah kehilangan nyawa - beberapa diantaranya bahkan tidak terkait dengan MU," ujar juru bicara klub seperti yang dikutip harian Daily Mail, Kamis (26/04/2012).

Wilf McGuiness, salah satu mantan pemain MU yang selamat dari tragedi tersebut akibat gagal ikut karena sakit, juga dibuat meradang. Ia bahkan menyebut sang pembuat sebagai idiot.

"Siapapun yang membuat hal seperti ini adalah seorang idiot. Dia pasti punya masalah mental," katanya.




Courtesy of Daily Mail, laman grup yang menghina tragedi Munich.

Namun meski menuai kecaman dan kontroversi, Facebook menolak permintaan tersebut. Mereka beralasan laman yang dibuat tidak melanggar peraturan mereka.



Courtesy of Daily Mail, tragedi Munich menewaskan 8 orang pemain MU.

"Facebook adalah tempat dimana orang bisa mendiskusikan mengenai berbagai hal dan mengatakan apa yang mereka ingin ungkapkan, yang tentunya telah diatur," jelas juru bicara Facebook. "Akun atau grup yang mengekspresikan opini kontroversial tidak akan dihapus hanya karena mereka kontroversial,".

Jawaban ini ditanggapi dengan kekecewaan oleh pihak MU. "Kami sangat kecewa Facebook tidak menghapusnya,".

Saat berita ini dilansir, beberapa fans yang simpati mulai menggalang dukungan via situs yang sama untuk mendorong Facebook menutup laman grup tersebut.

(as/dailymail)
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Related Topicss


About Us | Term of Service | Contact Us