Memobee
News
Keyword:
Saadi Gadhafi Mencoba Memasuki wilayah Meksiko
Saadi Gadhafi Mencoba Memasuki wilayah Meksiko Thursday, 8 December 2011 11:17 am - Politik
Menteri Urusan Dalam Negeri Mexico Alenjandro Poire memberikan keterangan bahwa Saadi Ghadafi, anak dari Mantan pemimpin Libya Moammar Gadhafi, mencoba memasuki wilayah Meksiko dengan dokumen palsu dan berhasil di cegah oleh pemerintahan Meksiko.

Seperti dilansir dari CNN (07/12), rencana pelarian ini melibatkan 4 orang yang terdiri dari 1 orang warga Negara Kadana, 1 orang warga Negara Denmark dan 2 orang warga negara Mexico. "Dengan adanya penemuan ini, Pemerintahan telah membuktikan peran sertanya secara aktif untuk mengamankan Amerika Utara" terang Alenjandro Sota, Juru bicara pemerintah.

Poire juga mengatakan bahwa rencana awalnya orang-orang tersebut menyiapkan dokumen-dokumen palsu yang berisikan keterangan bahwa Saadi Gadahfi dan keluarganya adalah warga negara Mexico dan untuk membeli beberapa rumah di Mexico untuk di jadikan tempat persembuyian. Salah satu rumah yang akan di tempati berada di wilayah Bahia de Banderas, sebuah kota di bagian barat Mexico dimana para turis biasa tinggal.

Badan intelegen Mexico sudah menduga adanya hal yang mencurigakan tersebut pada tanggal 6 September. Petugas intelegen mengikuti jejak yang ada dan menemukan Cynthia Ann Vanier, seorang warga negara Kanada yang melakukan komunikasi langsung dengan Keluarga Gadhafi, yang juga merupakan pemimpin dalam jaringan tersebut. Vanier kemudian di tahan pada 10 November lalu.

Hari berikutnya, 11 November, pihak berwenang menahan Gabriela Davila Huerta o Cueto, warga negara Mexico yang tinggal di AS, yang merupakan orang yang bertanggung jawab dalam menyediakan dokumen-dokumen palsu. Pierre Christian Flemsborg, warga negara Kanada, bertanggung jawab dalam penyediaan logistik dan telah di tahan di hari yang sama.

Sedangkan warga negara Mexico, Jose Luis Kennedy Prieto yang menempati posisi sebagai kurir dokumen, juga telah di tangkap. Tersangka di dakwa dengan beberapa dakwaan, termasuk pemalsuan dokumen dan membuka rekening bank dengan identitas palsu.

Menurut Pire, Saadi Ghadafi akan berusaha memasuki negaranya dengan di temani oleh beberapa pengikutnya, yaitu: Daniel Bejar Hanan, Amira Sayed Nader, Moah Bejar Sayed dan Sofia Bejar Sayed.

Saadi saat ini masih berada di Nigeria, menempati wilayah yang tertutup di wilayah Afrika sebelah barat yang berbatasan langsung dengan Libya, dimana ia terbang ke wilayah tersebut tahun ini sejak pemerintahan yang dipimpin oleh sang ayah jatuh.

Sebelumnya Saadi menawarkan melakukan negosiasi untuk menghentikan perang melawan dengan kelompok pemberontak di Libya setelah sang ayah kehilangan kendali atas pasukannya di Tripoli, namun kemudian dia merubah pikirannya.

Pengacara Saadi Ghadafi, Nick Kaufman memberikan keterangan terkait masalah rencana kliennya memasuki wilayah Meksiko bahwa, "Terkait dengan dugaan itu (rencana Saadi ke Meksiko) semuanya tidaklah benar, sejak pergi dari Libya dimana dia dan istria berada dalam situasi berbahaya, Saadi Gadhafi telah menempati tempat-tempat yang disediakan baginya oleh komunitas internasional."

Walaupun begitu, rencana pelarian tersebut diduga telah di rencanakan saat Saadi masih berada di Libya, sebelum terbang ke Nigeria.

Pemerintah Kanada telah memberikan konfirmasi mengenai penahanan warga negaranya yang terkait dengan kasus ini dan mengatakan bahwa staf konsuler Kanadia di Mexico City dan Ottawa untuk memberikan pendampingan sesuai dengan yang di butuhkan.

Presiden Nigeria, Mahamadou Issoufou menegaskan kembali mengenai keputusan negaranya untuk mengabulkan permintaan suaka Saadi Gadhafi dengan mengatakan bahwa ia mengijinkan Saadi untuk tinggal dan akan di perlakukan sama seperti pengungsi Lybia lainnya. Pemerintahan Transisi Lybia mengutuk keputusan tersebut.

(sf/cnn)
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Related Topicss


About Us | Term of Service | Contact Us