Memobee
My Review     Add a Review   
It s Superphone Not Just Smartphone (BlackBerry, iPhone, Windows Phone Kelaut)
It's Superphone Not Just Smartphone (BlackBerry, iPhone, Windows Phone Kelaut)   
 
Posted by Yos

1 year ago

Perangkat ini akan menjadi sebuah standar baru yang tinggi bagi industri telepon selular. Bagaimana tidak, spesifikasinya sangat "sangar" belum lagi desainnya yang sexy.

 

Saat membeli, paketnya dikemas dalam box yang mewah

 

1. Desain

Dimensinya 134, 4 x 69,9 x 8,9 mm, 130 gram, full touchscreen berbalut gorilla glass, unibody berbahan polikarbonat.


Desainnya kokoh dan elegan dengan konsep unibody dimana bodi bagian belakang menyambung ke samping hingga bagian depan. hanya layar dan sedikit area di sekitar lensa utama yang tidak menyatu dengan bodi utama.

 

 

Slim and sleek

 

HTC meminimalisir tombol fisik dengan hanya menempatkan 2 tombol volume rocker di sebelah kanan. Meski ukurannya jumbo, ponsel ini tampak pas ketika ditempelkan ke telinga saat dipergunakan untuk menelepon.

 

2. Layar Display

Layar sentuh super IPS LCD2 kapasitif, 16 juta warna, resolusi 720 x 1280 pixel, 4,7 inci (312 ppi pixel density), mendukung multitouch, corning gorilla glass.

 

Tampilan layarnya amat tajam

 

Dari spesifikasinya sudah bisa dibayangkan tampilan yang disajikan layar ponsel ini sangat luar biasa. Dan itu memang terbukti begitu menakjubkan. Kecarahan (brightness), kontras, dan ketajaman gambarnya terasa amat sempurna. Jadi, tampilannya setara dengan HDTV (High Definition TV), sehingga nyaman untuk digunakan bermain game, browsing, atau menonton film di ponsel ini.

 

3. Hardware

Quad Core Processor 1,5 GHz, Chipset nVidia Tegra 3, chip grafis ULP GeForce GPU, 1 Gb RAM, 32 Gb internal storage (maksimal hanya dapat digunakan 26 Gb), baterai 1800 mAh, tanpa memori external.

 

HTC One X adalah smartphone pertama yang menggunakan prosesor Quad Core. Didukung memori RAM 1 Gb, dan chip grafis keluaran nVidia yang notabene raksasa industri grafis maka kinerja smartphone ini sangat cepat dan mulus.

 

Mungkin kekurangannya adalah tidak adanya slot memori eksternal. Tapi siapa yang butuh kalau memori internalnya saja sudah 32 Gb?

 

4. Operating System dan User interface

OS Android v4.0.3 (Ice Cream Sandwich), HTC Sense UI 4.0

 

Android Ice Cream Sandwich

 

Ponsel ini telah menggunakan sistem operasi terpopuler sekaligus paling update ditambah user interface khas HTC yaitu HTC Sense UI 4.0 sehingga tampilannya amat atraktif. Active lockscreen yang menarik masih bisa didapat pada HTC Sense terbaru ini, namun tidak demikian dengan efek carrousel saat berpindah panel pada home screen.

 

Di bagian atas layar yang sebelumnya hanya menampilkan nama tab (all, frequent atau downloads) kini ditambah dengan pilihan search untuk melakukan pencarian.

 

5. Kamera

8 megapixel, 3264 x 2448 pixel, autofocus, LED Flash, simultaneous HD video dan image recording, continuous shooting, geotagging, auto upload, face detection dan smile detection, kamera sekunder 1 MP, perekaman video 1080 pixel @30 fps, video stabilization.

 

Ketika menjalankan fitur ini maka kita akan langsung menemui viewfinder yang luas. Di sebalah kanan ada tombol berwarna biru untuk mengakses pilihan efek dan shortcut menuju gallery. Di sisi yang sama kita juga akan menemukan tombol shutter dan perekam video. Artinya modus kamera foto dan perekam video kini disatukan dan bukan hanya itu, kita bahkan dapat merekam video serta memotret pada saat bersamaan.

 

Fitur kamera ini juga dilengkapi kemampuan continuous shooting dimana kita bisa memotret beberapa gambar sekaligus dengan hanya sekali menekan tombol shutter.

 

6. Konektifitas

GPRS, EDGE, HSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5,76 Mbps, Wifi 802.11 a/b/g/n, Wifi direct, DLNA, Wifi hotspot, Bluetooth v4 with A2Dp, NFC, micro USB (MHL) v2.0

 

Baca saja konksi yang diusungnya diatas, lengkap kan? Koneksi 4G memang tidak didukung, namun di Indonesia tidak jelas kapan koneksi 4G akan muncul.

 

7. Baterai

Dalam pengujian, baterainya mampu memutar video berformat mp4 terus menerus selama 8 jam 3 menit.

 

8. Benchmark

 

Antutu Benchmark

 

Quadrant Standard Benchmark


Menggunakan aplikasi Antutu Benchmark ponsel ini mencatat poin 10.407, sedangkan dengan menggunakan aplikasi Quadrant Standard ponsel ini mencatat skor 4.907. Sebagai pembanding, Sony Xperia S yang juga tergolong high end hanya mampu mencatat skor Antutu Benchmark 6.652 dan skor Quadrant Standard 3.199. Bedanya amat sangat jauh! Luar biasa!

 

Semua kelebihan tersebut sebanding dengan harganya (black market) Rp 6.500.000

Kelebihan:

1. Android Ice Cream Sandwich

2. Internal Memory 32 Gb

3. Layar luas 4,7 inci

5. Kamera 8 MP dan Full HD

 

Kekurangan:

1. Harga mahal

2. Tanpa memori eksternal

 
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Other Articles by Yos

Related Stories

Trending Articles


About Us | Term of Service | Contact Us