Review Buku : "Virus" Entrepreneurship Kyai
Posted by Yos
1 year ago
Pondok Modern Darussalam di Ponorogo yang lebih dikenal sebagai Pondok Pesantren Gontortelah banyak melahirkan tokoh nasional, contohnya Din Syamsuddin (Ketua Umum Muhammadiyah), Hasyim Muzadi (mantan kandidat Wakil Presiden 2004-3009, mantan Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama), Hidayat nurwahid (Mantan Ketua MPR).
Namun rupanya pesantren ini juga menelurkan pengusaha-pengusaha yang tangguh misalnya Suhaili Kalla (adik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla). Dan masih banyak lagi pengusaha-pengusaha skala mengengah-kecil terutama dalam bidang agribisnis yang merupakan jebolan Pondok Pesantren Gontor.
Buku ini berisi kumpulan prinsip dan wejangan KH Imam Zarkasyi yang merupakan salah satu pendiri Pondok Gontor. Wejangan-wejangan tersebut berupa tuntunan moral dan etika yang memberi motivasi kepada para santrinya untuk hidup mandiri, kreatif, berintegritas dan bermanfaat bagi orang lain.
KH Imam Zarkasyi sudah sejak lama menasihatkan "jangan menjadi pegawai" jauh sebelum para motivator masa kini membicarakannya. Di buku ini, Kyai Imam mengatakan bahwa menjadi pegawai sama saja menimbun penyakit. Sebab dengan menjadi pegawai, maka sikap mental kita menjadi rentan: secara finansial merasa aman tetapi hal ini membunuh dan mengerdilkan kemampuan otak kita untuk berisiatif dan kreatif.
At least, di buku ini Kyai Imam mengajarkan kepada para santrinya (dan para pembaca) yang brniat menjadi pengusaha agar melakukannya dengan sepenuh niat yang lurus. Karena niat yang lurus adalah kesungguhan dalam berusaha. Juga ditekankan agar mengutamakan hidup sederhana dan jangan menjadikan kekayaan dan materi sebagai tujuan. Karena dibalik kesederhanaan adalah jiwa yang besar. Rahasia sukses pejuang adalah kesederhanaan. Rahasia kehancuran perjuangan adalah hidup bermewah-mewah.
Buku ini tersusun dalam 11 bab dan 2006 halaman. Isinya bermanfaat bukan hanya kepada para santri melainkan jugaa khalayak umum. Dalam keadaan zaman sekarang, dimana segala sesuatunya diukur dari materi maka wejangan-wejangan dalam buku ini bisa mencerahkan.
Penulis : Muhammad Ridho Zarkasyi
Penerbit : Rene Book
Namun rupanya pesantren ini juga menelurkan pengusaha-pengusaha yang tangguh misalnya Suhaili Kalla (adik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla). Dan masih banyak lagi pengusaha-pengusaha skala mengengah-kecil terutama dalam bidang agribisnis yang merupakan jebolan Pondok Pesantren Gontor.
Buku ini berisi kumpulan prinsip dan wejangan KH Imam Zarkasyi yang merupakan salah satu pendiri Pondok Gontor. Wejangan-wejangan tersebut berupa tuntunan moral dan etika yang memberi motivasi kepada para santrinya untuk hidup mandiri, kreatif, berintegritas dan bermanfaat bagi orang lain.
KH Imam Zarkasyi sudah sejak lama menasihatkan "jangan menjadi pegawai" jauh sebelum para motivator masa kini membicarakannya. Di buku ini, Kyai Imam mengatakan bahwa menjadi pegawai sama saja menimbun penyakit. Sebab dengan menjadi pegawai, maka sikap mental kita menjadi rentan: secara finansial merasa aman tetapi hal ini membunuh dan mengerdilkan kemampuan otak kita untuk berisiatif dan kreatif.
At least, di buku ini Kyai Imam mengajarkan kepada para santrinya (dan para pembaca) yang brniat menjadi pengusaha agar melakukannya dengan sepenuh niat yang lurus. Karena niat yang lurus adalah kesungguhan dalam berusaha. Juga ditekankan agar mengutamakan hidup sederhana dan jangan menjadikan kekayaan dan materi sebagai tujuan. Karena dibalik kesederhanaan adalah jiwa yang besar. Rahasia sukses pejuang adalah kesederhanaan. Rahasia kehancuran perjuangan adalah hidup bermewah-mewah.
Buku ini tersusun dalam 11 bab dan 2006 halaman. Isinya bermanfaat bukan hanya kepada para santri melainkan jugaa khalayak umum. Dalam keadaan zaman sekarang, dimana segala sesuatunya diukur dari materi maka wejangan-wejangan dalam buku ini bisa mencerahkan.
Penulis : Muhammad Ridho Zarkasyi
Penerbit : Rene Book
0.0
Like
698
Report this Review
Please login or sign up to comment