Memobee
Everybody's a Journalist  Add Journal  
Mendeteksi Penyakit kita lewat Mulut
Mendeteksi Penyakit Kita Lewat Mulut    
 
Posted by Susi Dwi Hanifah

3 years ago

 

Memahami cara mulut bercerita mengenai kesehatan kita
Pada dasarnya, deteksi dini dapat membuat semua penyakit menjadi lebih mudah diobati. Dan kondisi mulut, gigi, lidah, serta gusi bisa menjadi indikator ampuh yang bisa kita gunakan. Silakan simak apa saja sinyal-sinyal gangguan kesehatan yang bisa kita lihat dari organ-organ di dalam mulut kita, seperti di bawah ini :

1. Masalah Gigi saling beradu
Sinyal dari: Stres

Teeth grinding atau menggeretakan gigi yang sering dilakukan saat tidur bisa bisa menjadi pertanda kita sedang dalam keadaan tertekan. Stres yang tertahan akan mendorong kita melampiskan emosi dengan cara mengemeretakkan gigi. Jika diabaikan, teeth grinding akan membuat gigi menipis dan menyebabkan sakit kepala, dan nyeri pada bagian otot rahang.

Atasi dengan: Menggunakan mouth guard atau night guard. Alat ini adalah pertolongan sementara yang bisa diberikan dokter. Langkah paling baik adalah dengan menjauhi sumber stres dan segera menyelesaikan masalah yang membuat pikiran kita terbeban. Redakan luapan emosi dan buat tubuh lebih tenang dengan melakukan meditasi sebelum tidur.

2. Masalah Mulut terasa kering
Sinyal dari: Gangguan autoimun

Mulut terasa kering biasa dialami oleh para pengidap Sindrom Sjögren, yaitu sindrom yang berkaitan dengan adanya kelainan pada sistem autoimun, yang membuat tubuh tidak dapat memproduksi cairan (air liur dan air mata) dalam jumlah yang cukup. Jika air liur kurang, otomatis bakteri jahat akan dengan mudah berkembang biak. Karena pada dasarnya, air liur bertugas menjaga keseimbang bakteri baik di dalam mulut.

Atasi dengan: Hingga kini, memang belum ada pengobatan tepat untuk menyembuhkan Sindrom Sjögren. Namun, disarankan kita memeriksakan diri ke dokter gigi dan spesialis mata. “Biasany Dokter mata akan mengatur terapi untuk memproduksi air mata dan air liur buatan.”

3. Masalah Gusi berwarna pucat
Sinyal dari: Anemia

Anemia biasa muncul ketika tubuh kita kekurangan asupan zat besi. Karena di dalam gusi terdapat banyak pembuluh darah yang seharusnya berwarna merah segar, kekurangan sel darah merah akan membuat gusi kita menjadi pucat.

Atasi dengan: Menambahkan asupan zat besi dari sayuran hijau dan daging sapi. “Tetaplah berkonsultasi dengan dokter karena gusi pucat bisa menunjukkan gangguan kesehatan lain.”

4. Masalah Sariwan tak kunjung sembuh
Sinyal dari: Kanker mulut

Yang kita tahu, sariwan disebabkan oleh kurangnya konsumsi vitamin C atau menggigit lidah secara tidak sengaja. Sariwan jenis ini biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Waspadalah apabila sariwan tidak sembuh, bahkan jika jumlahnya bertambah banyak dan berubah warna menjadi putih. Mengapa? Sariwan yang tak kunjung sembuh, terutama yang ada di bawah lidah, bisa berindikasi pada gejala kanker mulut.

Atasi dengan: Pendeteksian dini. Di Amerika Serikat, hanya 35% pengidap kanker mulut yang berhasil sembuh. Supaya tidak terlambat, segeralah berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala di atas. Semakin cepat kanker terdeteksi, maka tingkat kesembuhannya akan semakin tinggi.

5. Masalah Bercak kuning keputihan di lidah
Sinyal dari: Infeksi mulut

Meneguk minuman seperti, cokelat, kopi, limun, atau teh memang dapat merubah warna permukaan lidah kita. Tapi, hal tersebut hanya sementara dan akan hilang dalam hitungan jam. Hati-hati jika kita tidak minum atau makan apa-apa tapi warna lidah berwarna kuning keputihan dan terasa gatal. Karena itu bisa menjadi pertanda infeksi. Dan penyebab umumnya adalah kondisi kebersihan oral yang buruk.

Atasi dengan: Memeriksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan obat antiinfeksi atau antibiotik. Lalu agar tidak berulang, selalu jaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi 2 kali sehari (sebelum sarapan dan sebelum tidur), plus jangan lupa untuk menyikat permukaan lidah.

6. Masalah Warna gigi transparan
Sinyal dari: Sakit maag

Terkikisnya lapisan enamel akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan dan mulut bisa membuat gigi berubah menjadi agak transparan. Dan kondisi ini biasa terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah pada pencernaannya. “Asam lambung dapat melarutkan mineral pada gigi dan menyebabkan perubahan warna gigi.”

Atasi dengan: Batasi konsumsi asupan asam dan berpotensi menjadi asam, seperti jeruk, kopi, dan minuman bersoda. Minta dokter memberikan zat pewarna khusus supaya gigi yang terlanjur berwarna transparan bisa kembali ke warna asli.

7. Masalah Nyeri rahang
Sinyal dari: Gangguan jantung

Jangan pikir serangan jantung hanya terasa pada bagian dada saja, biasanya otot rahang malah akan sakit dan kaku beberapa menit sebelum serang jantung terjadi. Tanda lainnya, tubuh merasa lelah, bahkan hingga pingsan.

Atasi dengan: Lakukan pemeriksaan tes ECG (electrocardiography) untuk memastikan apakah gejalan-gejala yang timbul memang disebabkan oleh gangguan jantung atau ada sebab yang lain.

 

/sdhanifah

 
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Other Articles by Susi Dwi Hanifah

Related Stories

Trending Articles


About Us | Term of Service | Contact Us