Memobee
Share My Story   Add a Story  
Gaya Berjalan
Gaya Berjalan    
 
Posted by Susi Dwi Hanifah

3 years ago

Gaya berjalan Anda bisa menjadi petunjuk apakah Anda cukup kompeten atau tidak dalam menjalankan sebuah pekerjaan?

Banyak hal di dalam diri kita yang bisa dipakai untuk menjadi petunjuk, seperti apakah sifat, kepribadian, atau kompetensi kita dalam dunia kerja. Anda mungkin pernah mendengar kalimat "you are what you wearing" untuk menggambarkan diri seseorang tanpa harus mendengarnya berbicara. Begitu juga dengan cara berjalan seseorang.

Cara berjalan seseorang diyakini bisa menjadi petunjuk tentang bagaimanakah seseorang melakukan pekerjaannya. Meski tentu saja tidak 100 persen valid, tapi setidaknya cara tersebut bisa dijadikan sedikit gambaran untuk sebuah awal menilai seseorang. Berikut bagaimana cara membaca gaya berjalan, berikut jenis-jenisnya :

1. Berjalan cepat

Orang yang berjalan cepat diyakini juga bekerja dengan cepat. Mereka dianggap mampu menghargai waktu dan pekerjaan mereka. Namun, orang yang berjalan cepat dikhawatirkan tak mampu menangkap detail, atau yang lebih parah, tak mampu menangkap detail, atau yang lebih parah, tak mampu menangkap hal kecil yang ternyata penting. 

Orang seperti ini lebih cocok bekerja di bidang data entry atau yang membutuhkan kecepatan secara fisik. Orang dengan tipe seperti ini disarankan untuk bekerja lebih santai atau setidaknya bisa lebih rileks dan menyempatkan diri untuk menyapa rekan kerja yang lain agar tidak dikira tidak mampu bersosialisasi.

2. Berjalan dengan penuh tekanan

Tipe ini dianggap sebagai orang yang percaya diri dan punya kapasitas. Tapi sering kali juga bisa berarti penuh ego. Orang seperti ini cocok untuk mengejar karier hingga ke level eksekutif. Untuk menghindari kesan sombong dan penuh ego, orang seperti ini harus menyertakan senyum dan sapa yang ramah kepada orang-orang yang ditemuinya.

3. Berjalan tak-tik-tok

Orang yang berjalan dengan sepatu yang menimbulkan suara, tidak takut untuk diperhatikan, atau senang diperhatikan dengan memberi pertanda lewat suara sepatunya bahwa ia telah datang ke ruangan tersebut. Hal ini sebenarnya tidak bermasalah, asalkan orang-orang ruangan tempatnya bekerja menolerir hal tersebut atau ruangan tersebut tak terlalu membutuhkan suasana yang tenang. 

Pekerjaan sebagai seorang sales cocok untuk orang seperti ini. Sedangkan jika suara sepatu tersebut mengganggu banyak orang, segeralah pergi ke tempat servis sepatu untuk meredam suara tak-tik-tok tersebut.

4. Berjalan di belakang grup

Pertanda ini bisa diaertikan kalau orang tersebut tidak tertarik untuk berhubungan dengan orang lain. Ini bisa jadi indikasi bahwa ia tidak atau kurang cocok bekerja dalam tim. Tak heran, orang seperti ini dianjurkan untuk melakukan pekerjaan yang sifatnya solo atau bukan tim. Jika masalahnya ada di sepatu yang membuatnya tak mampu berjalan cepat, maka sebaiknya carilah sepatu yang lebih nyaman.

5. Berjalan tanpa suara

Orang seperti ini biasanya tidak memberikan tanda-tanda akan kehadirannya, sampai ia benar-benar terlihat hadir di tempat tersebut. Orang dengan tipe ini bisa jadi menunjukkan kalau kerja kerasnya bisa jadi tak diperhatikan oleh orang-orang. Sama seperti kategori do atasnya, ia lebih cocok bekerja sendiri dari pada dalam tim. Jika Anda adalah tipe seperti ini, pastikan kalau atasan mengetahui kerja keras Anda, misalnya dengan menanyakan bagaimana hasil kerja Anda saat ini.

6. Berjalan membungkuk

Tipe ini adalah orang yang diyakini kurang percaya diri. Karena itu, ia disarankan untuk bekerja di bidang IT yang tidak membutuhkan percakapan atau kerja sama dengan orang lain. Saran untuk orang seperti ini ialah, coba belajar  untuk menegakkan bahu Anda agar dada lebih mebusung dan terlihat lebih percaya diri.

7. Berjalan dengan mata lurus ke depan

Orang dengan gaya berjalan seperti ini menjadi pertanda bahwa ia adalah orang yang percaya diri dan fokus pada pekerjaannya. Ia juga cocok menjadi sales atau apa pun yang berhubungan dengan pencapaian sebuah deal yang bisa dicapai dengan bantuan tatapan mata yang penuh sugesti. Buat mereka yang punya gaya berjalan seperti ini, pastikan bahwa hasil kerja Anda sama dengan cara berjalan Anda.

8. Berjalan lamban

Orang seperti ini diyakini sebagai orang yang kurang efektif, tapi pandai melihat detail. Cocok bekerja di bidang kesehatan. Orang seperti ini juga disarankan untuk bekerja lebih efektif agar orang tidak salah paham dengan gayanya.

9. Berjalan zig-zag

Orang yang berjalan zig-zag bisa diartikan sebagai orang yang tidak efisien dalam bekerja. Orang dengan tipe ini lebih cocok bekerja di bidang ritel. Saran untuk mereka yang berjalan zig-zag ialah usahakan untuk berjalan dengan orang lain di samping Anda agar bisa mengontrol gaya berjalan Anda.

10. Berjalan dengan menatap ke bawah

Sudah bisa ditebak, orang yang berjalan dengan menunduk diasosiasikan dengan mereka yang tidak percaya diri, tidak fokus dengan pekerjaan, dan tidak tertarik dengan hal yang akan terjadi di depan. Orang seperti ini cocok bekerja di pabrik. Cobalah untuk berjalan tegak dengan mata menatap ke depan. Anda akan terlihat lebih percaya diri dan orang lain pun akan tertarik melihat Anda.



-susi dwi hanifah-
 
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Other Articles by

Related Stories

Trending Articles


About Us | Term of Service | Contact Us