Memobee
News
Bidan Indonesia Raih Penghargaan CNN Heroes 2011
Bidan Indonesia Raih Penghargaan CNN Heroes 2011
12 December 2011, 3 years ago
Di akhir tahun 2011, Indonesia kembali mendapatkan kabar yang membanggakan dimana salah satu warganya mendapat penghargaan CNN Heroes yang dilakukan oleh televisi CNN.

Dialah Robin Lim, seorang bidan kelahiran AS yang telah bermukim di Bali. Dalam acara penghargaan yang dilangsungkan di Los Angeles, Minggu malam waktu setempat, CNN menilai bidan tersebut telah berjasa sangat besar membantu banyak perempuan tidak mampu di Indonesia dalam menjalani masa kehamilan hingga persalinan dengan selamat.

Ini merupakan pertama kalinya orang Indonesia mendapakan gelar yang diberikan kepada individu yang berkontribusi besar terhadap kemanusiaan. Robin Lim mengalahkan 9 nominator lainnya yang kebanyakan berasal dari Amerika Serikat.

Robin Lim merupakan bidan profesional yang tergabung dengan Yayasan Bumi Sehat sebagai Direktur Eksekutif. Ia juga tergabung dalam North American Registry of Midwives dan Asosiasi Perbidanan Indonesia.

Dalam perjalanan hidupnya, perempuan kelahiran 24 November 1936 ini merupakan salah satu bidan yang selalu mempromosikan proses kehamian dan persalinan yang sehat dengan teknik water birth yang dikenal bisa mengurangi rasa sakit dan resiko sobeknya vagina.

Adapun motivasinya untuk mempromosikan tehnik ini didapat setelah dirinya melahirkan anak keempatnya dengan menggunakan tehnik yang sama saat di Hawaii.

Robin sendiri sudah menetap bersama keluarganya di Ubud Bali selama 20 tahun. Di sana, bersama dengan Yayasan Bumi Sehat yang dikelolanya, ia telah membantu sedikitnya sekitar 400 persalinan sekaligus memberikan panduan ASI eksklusif terhadap ibu-ibu yang tidak mampu. Dan tentu saja, kebanyakan proses persalinan yang dilakukannya dilakukan di dalam air.

Dalam prinsipnya, Robin sangat menolak keras praktek komersialisasi persalinan. Dia menyoroti berbagai kasus penahanan bayi oleh pihak rumah sakit sebelum akhirnya sang ibu berhasil melunasi pembayaran.

Padahal akibat hal ini, banyak dari para ibu yang berasal dari keluarga miskin memilih melahirkan tanpa bantuan medis. Sebuah tindakan yang seringkali meningkatkan kematian bayi dan Ibu.

Selain membantu persalinan, wanita yang mengaku jatuh cinta dengan pulai Dewata ini juga memiliki segudang aktivitas dan karya lain. Mulai dari mengarang artikel, cerita hingga puisi yang sebagian besar dipublikasikan dalam majalah Midwifery Today dan harian surat kabar The Birthkit.

Bahkan atas kontribusinya, Komite Yayasan Alexander Langer dari Italia, telah menganugerahinya dengan penghargaan International Alexander Langer di tahun 2006.

Semoga apa yang dilakukan dan dikampanyekan oleh Robin Lim bisa menggugah pemerintah dan segenap masyarakat Indonesia lainnya.

(as/opnsrc)
 
 
 
 
Please login or sign up to comment
Other Topics


About Us | Term of Service | Contact Us